NAAS! Sedang Memancing, Pria di Pantai Depok Tersambar Petir







 Sungguh malang nasib Muhjihadin, 30, warga asal Dusun Karanggayam, Desa Segoroyoso, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ). Bagaimana tidak, dia tersambar petir pada Minggu (14/1) sekitar pukul 09.15 WIB, ketika sedang memancing ikan

Komandan Search and Rescue (SAR) Linmas Parangtritis Bantul, Ali Sutanto mengatakan, korban saat itu sedang memancing di tepi Pantai Depok, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul. Saat kejadian kondisi dalam keadaan hujan di lokasi.

Sebelum kejadian, korban sudah diingatkan supaya berteduh karena saat itu petir sedang menyambar-nyambar. Namun korban menghiraukannya, dan tak berselang lama terkena sambaran.

"Korban sempat dibawa ke klinik, tapi kemudian dirujuk ke RSUP Dr Sardjito Jogjakarta. Kondisinya selamat, tapi luka bakar di bagian tubuh bagian atas," katanya, kepada JawaPos.com, Minggu (13/1).

Saat dikonfirmasi, Kepala Kelompok Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jogjakarta, Djoko Budiyono mengatakan, hasil pemantauan radar sekitar pukul 09.15 WIB memang terlihat potensi hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir.

"Salah satu faktornya adalah terjadinya belokan angin di sekitar Jogjakarta. Kondisi ini membuat pembentukan awan-awan hujan di sebagian besar Jogjakarta," katanya.

Di samping itu secara iklim diprediksi di bulan Januari hingga Februari dasarian pertama (tanggal 1-10) merupakan puncak musim hujan di DIJ. Diprediksi hujan di periode itu akan mengalami peningkatan curah hujan.



"Masyarakat agar dapat mengantisipasi dampak bencana hidrometeorologi yang berpotensi muncul di puncak musim hujan. Seperti bencana banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang dan petir," ucapnya. [jawapos.com]






Promo