Deklarasi Pemilu Jujur, Andi Arief Sarankan Alumni 212 Kumpul Lagi Jelang Pilpres






Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief mengusulkan alumni 212 kembali berkumpul di Monumen Nasional (Monas) Jakarta guna mendeklarasikan Gerakan Nasional Pemilu Jujur sebelum pencoblosan pemilu 17 April 2019.

"Perlu dipertimbangkan pada 10 April 2019 alumni 212 berkumpul lagi di Monas buat mendeklarasikan Gerakan Nasional Pemilu Jujur," kata Andi Arief melalui twitternya, Rabu (16/1/2019).

Menurut Ansdi, hasil Pemilu bakal mendapatkan legitimasi kuat jika dilaksanakan tanpa kecurangan. Karena itu, jika alumni 212 berkumpul di Monas pada 10 April 2019 dan mendeklarasikan Gerakan Naaional Pemilu Jujur sangat penting buat menguatkan semangat berdemokrasi dan transparansi.

"Salah besar jika Pemilu bersih hanya diserahkan ke Depdagri, KPU, dan Bawaslu. Pemilu jujur berkualitas harus melibatkan rakyat dan kalangan internasional," ujarnya.

Andi mengatakan demokrasi itu terjadi jika ada keseimbangan. Kepungan penyelenggara negara langsung atau tidak langsung pada petahana sulit dihindari. Karena itu, partisipasi rakyat luas agar demokrasi dalam keseimbangan perlu diinisiasi alumni 212 dengan Gerakan Nasional Pemilu Jujur.
"Yang memberi nyawa pada sebuah negara yang terancam kehilangan napas demokrasinya adalah gerakan rakyat," tegas Andi.

Di sisi lain, lanjut Andi, Gerakan Nasional Pemilu Jujur tak ada hubungan dengan urusan siapa menang dan siapa kalah. Gerakan ini murni bertujuan menjaga demokrasi.
"Kalau ada yang diuntungkan, itu bonus demokrasi," tandas Andi. [INILAH.COM]






Promo