728x90 AdSpace

Sangat Disayangkan, Vonis Untuk Pembakar Bendera Tauhid Dikhawatirkan Tak Beri Efek Jera


 Vonis ringan yang dijatuhkan Pengadilan Negeri Garut, Jawa Barat terhadap dua anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) pelaku pembakaran bendera tauhid dan seorang pembawanya disayangkan. Putusan tersebut dikhawatirkan tak memberi efek jera.

Pengadilan Negeri Garut menyatakan Faisal Mubaroq dan Mafhudin yang membakar bendera tauhid terbukti bersalah melanggar pasal 174 KUHP tentang mengganggu ketertiban umum. Keduanya divonis hukuman 10 hari kurungan penjara dan dikenai biaya perkara Rp2 ribu. Vonis yang sama juga diberikan kepada Uus Sukmana membawa bendera tersebut.

Pengamat hukum, Maneger Nasution menyayangkan putusan pengadilan yang menjatuhkan vonis ringan kepada pelaku pembakaran bendera tauhid. Meski begitu, dia menekankan bahwa putusan pengadilan harus dihargai.

“Tentu kita menyayangkan, karena melihat substansi dari perkara ini bukan perkara biasa. Ini bukan tindak pidana ringan yang boleh dimaknai sesederhana itu,” ujar Maneger kepada kiblat.net pada Rabu (07/11/2018) malam.

Direktur Pusat Studi dan Pendidikan HAM Universitas Muhammadiyah Prof DR. HAMKA (UHAMKA) Jakarta itu menilai harusnya kasus pembakaran bendera tauhid tersebut dikenai pasal penodaan agama. “Minimal model Ahok kemarin, 2 tahun,” ujarnya.

Kasus pembakaran bendera tersebut semestinya menjadi pembelajaran kepada seluruh masyarakat agar respek terhadap simbol-simbol keagamaan. Pasalnya, kasus itu telah membuat banyak pihak. Terbukti, demonstrasi Aksi Bela Tauhid terjadi di berbagai daerah di Indonesia.

Maneger mengkhawatirkan hukuman ringan terhadap pelaku tak memberikan efek jera. “Ini dikhawatirkan tidak memberi efek jera, orang (pelaku pembakaran) diputus 10 hari padahal menyinggung banyak orang,” tandasnya.

KIBLAT
Sangat Disayangkan, Vonis Untuk Pembakar Bendera Tauhid Dikhawatirkan Tak Beri Efek Jera Reviewed by admin on November 08, 2018 Rating: 5  Vonis ringan yang dijatuhkan Pengadilan Negeri Garut, Jawa Barat terhadap dua anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) pelaku pembakaran...