728x90 AdSpace

Tengku Zulkarnain Analogikan Pembakaran Bendera dgn Pemerkosaan! "Korbannya yg Ditangkap, Kenapa Dia Keluar Rumah"


Sang pengibar bendera kalimat Tauhid diduga milik Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dalam acara Hari Santri Nasional (HSN) di Garut sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian. Sementara dua oknum yang membakar berstatus sebagai saksi.

Hal tersebut mendapatkan sindiran dari Wasekjen Majelis Ulama Indonesia, Tengku Zulkarnain. Dirinya mengutarakan sindiran melalui akun resmi Twitternya @ustadtengkuzul.

Dalam Twitternya, Tengku menganalogikan penetapan tersangka pengibar bendera seperti tindak pemerkosaan yang mana tersangkanya justru si korban pemerkosaan.

"Adul:Ada Wanita Seksi Diperkosa Orang, Ran. Terus Videonya Di-up load"
Giran:"Waduh, Terus Pemerkosanya Ditangkap?"
Adul:"Wanitanya Ditangkap. Masalahnya Kenapa Dia Keluar Rumah dan Membuat si Pemerkosa Jadi Tertarik. Kalau Dia Nggak Keluar Rumah Kan Aman...!
Giran:"Sontoloyo!" kata Tengku melalui Twitternya.

Inti dari cuitan Tengku sebenarnya menyayangkan pengibar bendera HTI bernama Uus yang ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian, sementara si pembakar hanya dijadikan saksi.

Seperti diketahui, Polda Jabar menetapkan Uus Sukmana, orang yang membawa bendera ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) ke acara Hari Santri Nasional (HSN) di Garut, Jawa Barat, sebagai tersangka.

"Uus naik jadi tersangka," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Pol Umar Surya Fana saat dihubungi dari Jakarta, Jumat (26/10) malam.

Uus dijerat dengan Pasal 174 KUHP karena telah membuat kegaduhan dalam sebuah acara. Adapun Pasal 174 KUHP berbunyi, barang siapa dengan sengaja mengganggu rapat umum yang tidak terlarang, dengan mengadakan huru hara, atau membuat gaduh, dihukum penjara selama-lamanya tiga minggu atau denda sebanyak-banyaknya Rp900.

Meski ditetapkan sebagai tersangka, Uus tidak ditahan polisi.

Sementara dua orang pembakar bendera masih berstatus sebagai saksi. Polisi menilai para pelaku pembakaran bendera bertindak atas dasar spontanitas dan tidak memiliki niat jahat sehingga tidak memenuhi unsur pidana.[]

AKURAT.CO
Tengku Zulkarnain Analogikan Pembakaran Bendera dgn Pemerkosaan! "Korbannya yg Ditangkap, Kenapa Dia Keluar Rumah" Reviewed by admin on October 26, 2018 Rating: 5 Sang pengibar bendera kalimat Tauhid diduga milik Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dalam acara Hari Santri Nasional (HSN) di Garut sudah dit...