728x90 AdSpace

Polisi: Jika Tak Ada Uus, Tak Ada Pembakaran Bendera! Netizen: Uus takkan ada jika tidak dilahirkan ibunya

Polisi mengungkap bahwa pria asal Garut bernama Uus Sukmana merupakan orang yang membawa bendera HTI di acara Hari Santri Nasional. Polisi pun menyebut jika Uus tidak hadir atau mengibarkan bendera HTI, pembakaran bendera itu tidak ada.

Menanggapi keterangan polisi tersebut netizen berkomentar dengan nada menyindir
"Uus tak akan ada di sana kalau tidak dilahirkan ibunya. Ibunya tdk akan melahirkan Uus kalau tidak menikah. 😁"  - Demikian ungkap Azhari Osman




Bahkan wartawan senior Asyari Usman Tak ketinggalan Membuat Sindiran sebagaimana di bawah ini:

Keputusan Persiden Tahun 2018

TENTANG
Penyelenggaraan Mata Kuliah Baru yang Berjudul:
"LOGIKA UUS"

MENIMBANG: dst...(maaf, timbangannya sedang rusak)

MEMIKIRKAN: dst...(maaf, belum sempat mikir)

MEMPERHATIKAN: dst...(maaf, tak ada perhatian)

MELIHAT: dst...(maaf, tak bisa melihat dengan jernih)

MEMUTUSKAN
Menetapkan:

1. Semua Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) di seluruh Indonesia diwajibkan untuk mengajarkan mata kuliah baru yang diberi nama "Logika Uus". Untuk tahap pertama, perkuliahan Logika Uus akan dibimbing langsung oleh para dosen senior dari Bar Es Krim.

2. Setelah lahir angkatan pertama lulusan Logika Uus, mereka akan segera diangkat sebagai dosen di FISIP masing-masing. Mereka akan diangkat sebagai dosen tetap dengan gaji tiga kali lipat dari gaji dosen biasa. Keistimewaan penggajian ini diberikan karena "Logika Uus" tidak mudah dicerna oleh para mahasiswa. Jadi, para dosen harus berdiri 4 jam untuk satu kali kuliah.

3. Penguasa akan menyediakan perawatan gratis hingga ke RS luar negeri untuk para mahasiswa dan dosen yang mengalami gangguan selama proses belajar-mengajar mata kuliah baru ini.

4. Semua media mainstream mulai sekarang diwajibkan mempromosikan Logika Uus. Untuk lingkup media mainstream, Metrotipu diangkat sebagai koordinator.

5. Partai-partai koalisi didorong untuk menyelenggarakan seminar-seminar dan lokakarya tentang Logika Uus. Untuk itu, biaya penyelengaraan akan disediakan lewat Direktoral Jenderal Logika Uus. Ditjen ini baru saja dibentuk di Kementerian Revolusi Mental dan Hukum Rimba (Keramba).

6. Keputusan ini berlaku surut empat tahun ke belakang. Dalam arti, semua kasus-kasus yang selama ini diproses dengan menggunakan logika biasa, wajib diproses ulang dengan menggunakan Logika Uus.

7. Keputusan ini tidak boleh diperbaiki walaupun ditemukan kekeliruan di belakang hari.

Demikian keputusan ini dikeluarkan untuk dilaksanakan secepat mungkin.

Atas nama Persiden
ttd
Alih-alih Muk Tart Ngibulin

Polisi: Jika Tak Ada Uus, Tak Ada Pembakaran Bendera! Netizen: Uus takkan ada jika tidak dilahirkan ibunya Reviewed by admin on October 26, 2018 Rating: 5 Polisi mengungkap bahwa pria asal Garut bernama Uus Sukmana merupakan orang yang membawa bendera HTI di acara Hari Santri Nasional. Polisi p...