728x90 AdSpace

Inilah Ibadah yang Mendatangkan Rezeki Melimpah


Inilah Ibadah yang Mendatangkan Rezeki Melimpah.
Sebagai orang yang beriman bahwa Rezeki ditangan Allah, Maka seorang muslim juga pecaya bahwa Allahlah yang memberikan kekayaan dan kecukupan. Allah Maha Berkehendak untuk memberikan kekayaan dan kecukupan kepada siapapun yang dikehendaki.

Allah Azza wa Jalla berfirman:

وَأَنَّهُ هُوَ أَغْنَىٰ وَأَقْنَىٰ

Dan sesungguhnya Dialah yang memberikan kekayaan dan kecukupan [an-Najm/53:48]

Allah Azza wa Jalla Maha kaya dengan dzat-Nya, yang memiliki kekayaan yang mutlak dan sempurna dari seluruh sisi dan pandangan lantaran kesempurnaan dzat-Nya dan sifat-Nya yang tidak tersentuh oleh kekurangan dari arah manapun. Ini tidak mungkin terjadi kecuali karena Allah Azza wa Jalla adalah Dzat yang Maha kaya dan lantaran sifat kaya (berkecukupan) sudah lazim pada dzat-Nya. Sebagaimana Allah Azza wa Jalla Maha pencipta,Pemberi rezeki, dan Maha pengasih serta yang melimpahkan kebaikan, maka Allah Azza wa Jalla juga Maha kaya, tidak membutuhkan seluruh makhluk dari sisi manapun. Para makhluk-Nya itu pasti membutuhkan-Nya dalam kondisi apapun. Mereka tidak bisa mengesampingkan curahan kebaikan, kemurahan, pengaturan dan pemeliharaan-Nya, baik yang bersifat umum maupun khusus dalam sekejap mata sekalipun.

Manusia Suka Mengeluh?
Allah Azza wa Jalla berfirman:
وَأَنَّهُ هُوَ أَغْنَىٰ وَأَقْنَىٰ
Dan sesungguhnya Dialah yang memberikan kekayaan dan kecukupan [an-Najm/53:48]
Allah Azza wa Jalla Maha kaya dengan dzat-Nya, yang memiliki kekayaan yang mutlak dan sempurna dari seluruh sisi dan pandangan lantaran kesempurnaan dzat-Nya dan sifat-Nya yang tidak tersentuh oleh kekurangan dari arah manapun. Ini tidak mungkin terjadi kecuali karena Allah Azza wa Jalla adalah Dzat yang Maha kaya dan lantaran sifat kaya (berkecukupan) sudah lazim pada dzat-Nya. Sebagaimana Allah Azza wa Jalla Maha pencipta,Pemberi rezeki, dan Maha pengasih serta yang melimpahkan kebaikan, maka Allah Azza wa Jalla juga Maha kaya, tidak membutuhkan seluruh makhluk dari sisi manapun. Para makhluk-Nya itu pasti membutuhkan-Nya dalam kondisi apapun. Mereka tidak bisa mengesampingkan curahan kebaikan, kemurahan, pengaturan dan pemeliharaan-Nya, baik yang bersifat umum maupun khusus dalam sekejap mata sekalipun.


Read more https://almanhaj.or.id/2811-al-ghaniyyu-allah-maha-kaya.html

Banyak orang mengeluh karena kesulitan mendapat rezeki, padahal merasa sudah bekerja dengan begitu keras. Kerja keras dan banting tulang setiap hari ternyata tak menjamin ketercukupan rezeki. Sebab, ada hal yang paling mendasar yang harus disadari oleh manusia, sebagai seorang hamba bahwa rezeki datangnya dari Allah Swt, sehingga untuk mendapatkannya, kita harus meminta kepada-Nya. Bekerja keras memang merupakan jalan mendapatkan rezeki, namun pada akhirnya yang menentukan seberapa banyak rezeki yang kita dapat, semua berada dalam kekuasaan Allah Swt.



 Ibadah yang Mendatangkan Rezeki Melimpah
Manusia harus senantiasa mendekat­kan diri pada Allah Swt. agar diberi ketercu­ku­pan rezeki. Dengan kata lain, di samping beru­saha atau ikhtiar dengan bekerja keras, manu­sia harus mendasarinya dengan keima­nan atau keyakinan bahwa Allah Yang Maha Kuasa-lah yang menentukan hasilnya. Keimanan tersebut bisa tergambar dari ibadah yang dilakukan. Di buku terbaru berjudul Hidup Tenang Dikejar-kejar Rezeki ini, kita akan didedahkan dengan pelbagai kedahsyatan yang tersimpan dari beragam shalat dan puasa sunnah, terutama dalam hal keberkahan dan keberlimpahan rezeki. Shalat sunnah menjadi jalan untuk men­dekatkan diri kepada Allah dan mendapatkan ketercukupan rezeki.

Salah satu salat sunnah tersebut adalah salat sunnah Dhuha. Salat sunnah Dhuha adalah salat yang dilakukan pada waktu dhuha (pagi hari), saat cahaya matahari sedang naik, kurang lebih setinggi 7 hasta (sekitar pukul 7:00 hingga pukul 11;00). Shalat sunnah Dhuha menyimpan banyak fadilah jika dijalankan dengan istiqamah. Di antaranya, bisa diba­ngunkan sebuah istana di Surga, memperoleh ampunan dari Allah Swt, mendapatkan pahala yang sebanding dengan shadaqah. Di samping itu, dijelaskan pula bahwa salah satu fadilah salat sunnah Dhuha adalah dapat mendatang­kan rezeki dan menolak kefakiran.

Rasulullah Saw. bersabda, “Salat Dhuha itu dapat mendatangkan rezeki dan menolak kefakiran. Dan, tidak ada yang akan memelihara salat Dhuha, melainkan orang-orang yang bertaubat” (HR. Tirmidzi).

Di samping mendatangkan rezeki, orang yang istiqamah menjalankan salat Dhuha akan diberi kecukupan rezeki. Sebuah hadits dari Nu’im bin Hammar menyebutkan, Rasulullah Saw bersabda, “Tuhanmu yang Maha Tinggi telah berseru, ‘Hai Anak Adam! Salatlah empat rekaat bagi Aku pada awal siang (Dhuha). Maka, Aku akan cukupkan engkau pada akhir siang itu.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud) (hlm 19-20).



Shalat Dhuha Membuka Pintau Rezeki

Pada dasarnya sholat dhuha memang sangat bermanfaat untuk membukakan pintu rezeki, tak hanya itu tetapi juga akan membantu dalam mendapatkan kesuksesan. Namun kesuksesan juga tidak bisa didapatkan hanya dengan berdoa tanpa ada usaha, oleh karena itu agar lebih seimbang dan juga menjadi berkah, semuanya harus dilakukan yaitu dengan berusaha dan ditunjang dengan berdoa, salah satunya dengan menjalankan sholat dhuha tersebut. Jadi itulah beberapa yang perlu diketahui oleh semua umat muslim mengenai manfaat sholat dhuha.

Tata Cara Sholat Dhuha

Sholat dhuha sendiri merupakan kegiatan sholat sunah yang dilakukan dengan tujuan untuk membukakan pintu rezeki bagi umat islam dan hal tersebut memang sudah tertulis di dalam hadist Rasulullah. Namun sebelum kita membahas mengenai apa saja manfaat sholat dhuhabagi umat muslim, kita akan membahas mengenai bagaimana tata cara sholat sunah dhuha terlebih dahulu sehingga nantinya di dalam menjalankan sholat akan lebih maksimal. Dan berikut ini adalah tata cara dari sholat dhuha yang bisa diperhatikan:

  • Yang pertama adalah membaca niat di dalam hati sembari takbiratul ihram, bisa mengucapkan niat menggunakan bahasa Arab maupun bahasa sendiri yang terpenting adalah memang niat untuk melakukan sholat dhuha.
  • Kemudian untuk langkah berikutnya adalah membaca doa iftitah dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah. Kemudian jika sudah selesai dalam membaca surat Al Fatihah, dilanjutkan dengan membaca surat pendek yang dibisa. Namun akan lebih afdol jika membaca surat Asysyams pada rakaat yang pertama dan pada rakaat yang kedua membaca surat Al Lail. Namun jika memang belum hafal, maka bisa membaca surat pendek yang lainnya.
  • Setelah itu melakukan gerakan ruku’ dan juga membaca bacaan tasbih sebanyak tiga kali, kemudian dilanjutkan dengan gerakan I’tidal serta membacakan bacaannya.
  • Kemudian lakukan gerakan sujud serta membaca tasbih sebanyak tiga kali dan diikuti dengan gerakan duduk di antara dua sujud serta membacakan bacaannya. Setelah itu dilanjutkan dengan gerakan sujud kembali sembari membaca bacaan saat sujud.
    Setelah semua gerakan tersebut selesai, berarti rakaat pertama sudah selesai, dan pada rakaat kedua, tata caranya sama dengan rakaat pertama. Kemudian setelah rakaat kedua selesai, pada saat tasyahhud akhir selesai, maka ucapkan salam sebanyak dua kali. Dan jika memang di dalam melakukan kegiatan sholat dhuha memilih lebih dari dua rakaat, maka tata caranya juga tetap sama dan di dalam melakukannya juga jika sudah dua rakaat selesai maka salam begitu seterusnya.

Demikianlah Ibadah yang Mendatangkan Rezeki Melimpah dan tata cara melaksanakannya, semoga Allah beri kita banyak kelimpahan rezeki yang halal dan baik, dan satu hal yang pasti aktivitas ibadah akan membuat seseorang selalu dekat dengan Allah, dan itulah yang terpenting.
Inilah Ibadah yang Mendatangkan Rezeki Melimpah Reviewed by admin on September 02, 2018 Rating: 5 Inilah Ibadah yang Mendatangkan Rezeki Melimpah. Sebagai orang yang beriman bahwa Rezeki ditangan Allah, Maka seorang muslim juga pecaya...