728x90 AdSpace

Video Konsumen Ribut, Polisi: Pengembang Reklamasi Rugi Rp 100 M


Video Konsumen Ribut, Polisi: Pengembang Reklamasi Rugi Rp 100 M

 Polisi menahan seorang pria bernama Wilow atas dugaan pencemaran nama baik terhadap pengembang Golf Island. Wilow dinilai menimbulkan kerugian bagi pengembang karena menyebarkan video keributan antara pengembang dengan konsumen di media sosial.

"Dengan adanya video yang disebar di Youtube itu, pengembang merasa dirugikan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada detikcom, Rabu (17/1/2018).

Argo menjelaskan, video keributan antara konsumen dengan pengembang Golf Island yang berada di pulau reklamasi C dan D itu direkam oleh Wilow pada tanggal 9 Desember 2017 lalu. Pada saat itu, ada pertemuan antara konsumen dengan pengembang terkait permasalahan pembangunan properti di Golf Island.

"Video tersebut berkaitan dengan pada saat mereka menanyakan masalah bangunan di Golf Island, nah ini kan direkam oleh Wilow ini," sambung Argo.

Setelah video itu tersebar di media sosial, pihak pengembang merasa dirugikan. Sehingga, akhirnya pengembang melaporkan kasus itu ke Polda Metro Jaya pada tanggal 11 Desember 2017.

"Setelah video itu tersebar, akhirnya banyak konsumen PIK II yang membatalkan, sehingga pengembang di situ merasa dirugikan," lanjutnya.



Pihak pengembang merasa dirugikan atas sebaran video itu, karena setelah itu banyak konsumennya yang membatalkan jual-beli properti di PIK II. "Kerugiannya sekitar Rp 100 miliar," ucapnya.

Wilow sendiri ditahan sejak tanggal 20 Desember 2017. Penyidik, kata Argo telah memiliki bukti-bukti dalam kasus tersebut.
(mei/nvl)

DETIK


Video Konsumen Ribut, Polisi: Pengembang Reklamasi Rugi Rp 100 M Reviewed by admin on January 17, 2018 Rating: 5 Video Konsumen Ribut, Polisi: Pengembang Reklamasi Rugi Rp 100 M  Polisi menahan seorang pria bernama Wilow atas dugaan pencemaran nama...