728x90 AdSpace

Penggal Video Ceramah, Netizen Tuding Abdul Somad Menghina Nabi, Mereka Gagal Paham tapi Dipahamkan Tetap Gagal! Padahal Ceramahnya Menyentuh


Ustad Abdul Somad terus menjadi perhatian publik. Kali ini video ceramahnya di Masjid Raya An-Nur Provinsi Riau dan Hotel Pangeran Pekanbaru dipotong oleh netizen dan disebarkan lewat Youtube. Dalam video yang berdurasi 8 menit 9 detik itu, Abdul Somad dituding menghina Nabi Muhammad. Bahkan tayangan tersebut diberi judul "Astaghfirullah ! Ceramah Ustad Abdul Somad hina dan lecehkan Nabi Muhammad"

Lantas warganet yang melihat potongan video ceramah itu beranggapan bahwa Ustad Abdul Somad telah merendahkan jiwa kenabian Muhammad SAW. Seiring dengan itu, komentar negatif membanjiri video tersebut.

"Parah," ucap pemilik akun Super Video, Selasa (9/1).

Potongan video Abdul Somad yang diunggap netizen.

"Ustadnya HTI," ungkap pemilik akun Hot Trending & Funny.

Menanggapi komentar negatif warganet terkait ceramahnya. Ustad Abdul Somad pun melakukan klarifikasi di akun Facebook miliknya, Selasa (9/1).

Ustad Abdul Somad menegaskan tuduhan tersebut sangat tidak beralasan. Sebab dirinya sudah sangat lama mendalami hadis-hadis Rasul dan telah berceramah berdasarkan hadis dan Alquran selama bertahun-tahun. Dia mengklaim ceramahnya itu adalah fakta sesuai dengan ajaran Nabi.

"Ada pernyataan, Abdul Somad menghina Nabi Muhammad SAW. Saya katakan, Saya Alumni Darul Hadits yang belajar hadis-hadis Nabi. Dari tahun 2008 pulang ke Indonesia mengajar hadis. Di UIN mengajar mata kuliah hadis. Please deh!," ucap Abdul Somad.

Ustad lulusan Kairo Mesir ini juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menonton video ceramahnya secara utuh agar dapat memahami isi dan pesan yang disampaikan dalam dakwahnya.

"Begitu juga hendaknya sikap kita menyikapi beberapa potongan video, tulisan, pernyataan dari seseorang agar dapat pemahaman yang utuh," lanjut Somad.

Namun Ustad Abdul Somad juga tidak akan memaksakan bagi publik yang tetap menganggap dirinya menghina Nabi. Dirinya berpendapat itu hak masing-masing orang sehingga harus dihargai.

"Insya Allah saya dapat menjelaskan pada ikhwah, sudaghe sedulur sederek sedoyo halak hita sasudena yang gagal faham. Tapi saya tidak akan pernah mampu memberikan penjelasan pada orang-orang yang memang mengambil kesempatan dengan gagal faham," pungkasnya.

Berikut potongan ceramah Ustad Abdul Somad yang dianggap nistakan Nabi:

Islam rahmatan lil a'lamin, 40 tahun lamanya, dia hidup menjadi laki-laki yang soleh, tapi untuk melakukan rahmatan lila'alamin tidak akan terwujud. Kenapa? Karena dia soleh untuk dirinya sendiri. Soleh untuk Khadijah, soleh untuk Rakhayyah, soleh untuk Fatimah, tapi tidak untuk rahmatan lil a'lamin karena dia soleh untuk keluarga istri dan anak.

Turun wahyu kepadanya 13 tahun lamanya, dapatkah dia mewujudkan rahmatan lil a'lamin? tidak, karena dia tertekan. Ditekan oleh orang-orang yang tidak senang kepada wahyu yang ia terima maka rahmatan lil a'lamin tidak terwujud di atas muka bumi Allah swt.

Masuk Islam orang-orang kaya, orang-orang yang berkuasa, orang-orang yang mendirikan Allah SWT usia muda tapi tetap saja dia tidak bisa mewujudkan rahmatan lil a'lamin. Karena rahmatan lil a'lamin itu baru dapat diwujudkan bukan dengan kenabian bukan dengan Alquran ditangan tapi setelah tegaknya khilafah tunnubullah.

Oleh sebab itu, tidak akan ada yang bisa mewujudkan rahmatan lil a'lamin selain khilafah tunnubuwwah, khilafah a'la bin hajji nubuwwah, jika seluruh umat ini tidak memperdulikan khilafah ini maka dia sudah menyia-nyiakan pesan Nabi Muhammad SAW.

(ce1/sat/JPC)
Klarifikasi UAS Terkait Video: 1. Mohon maaf jika klarifikasi ini terlambat. Karena selama umroh saya tidak beli nomer baru Saudi Arabia dan tidak isi pulsa. Khawatir tergoda internet. Hanya pakai wifi hotel saja. 2. Video pertama di depan Masjid Raya An-Nur Provinsi Riau. Dihadiri banyak tokoh lintas ormas. Semua memberikan orasi 5-10 menit. Saya diundang sebagai dai dari luar HTI. Orasi saya seputar urgensi politik Islam. 3. Video kedua di Hotel Pangeran Pekanbaru. Dihadiri tokoh lintas ormas. Saya sebagai dai luar HTI. 4. Isi tausiyah video 8 menit itu tentang politik Islam. Usia Nabi dibagi tiga: - 40 tahun sebagai seorang dalam persiapan kenabian. Belum memegang kekuasaan. - 13 tahun di Makkah fase kenabian, tapi lemah, tertindas. Bilal disiksa, Sumayyah wafat sebagai syahid, Shuhaib terusir, dan lain-lain. - 10 tahun di Madinah setelah memiliki kekuasaan. Barulah terwujud pemerataan keadilan dengan bahasa Al-Qur'an: Rahmatan Lil-'Alamin. 5. Fiqh Islam itu banyak aspek: - Ada fiqh ibadah: shalat, zakat, puasa, haji, dan lain-lain. - Aspek mu'amalah: jual beli, gadai, hutang piutang, dan lain-lain. - Aspek munakahat: nikah, cerai, zhihar, li'an, dan lain-lain. - Aspek politik: syarat pemimpin, dan lain-lain. Dalam membahas aspek politik Islam ini, Ulama menggunakan banyak istilah. Panjang lebar dibahas Imam al-Mawardi (wafat 450 H) dalam Al-Ahkam As-Sulthaniyyah, sampai Al-Qaradawi dalam Min Fiqh Ad-Daulah. Hingga Ustadz Sulaiman Rasjid dalam Fiqh Islam: Macam-macam istilah digunakan: - As-Siyasah As-Syar'iyyah - Al-Imamah - Al-Khilafah - Ad-Daulah Yang dimaksud adalah, aspek politik dalam Islam. 6. Yang selalu saya sampaikan adalah pendapat moderat Syaikh Al-Qaradawi dalam Min Fiqh Ad-Daulah. Bahwa ketika mencoblos, maka itu adalah persaksian di hadapan Allah SWT bahwa kita bersaksi memilih pemimpin dan wakil kita. Jangan lupa diantara dosa terbesar adalah kesaksian palsu. 7. Dalam ilmu hadits ada yang disebut dengan "al-Jam'u wa at-Taufiq" yaitu mengkombinasikan dan mengkompromikan beberapa hadits tentang suatu masalah. Begitu juga hendaknya sikap kita menyikapi beberapa potongan video, tulisan, pernyataan dari seseorang agar dapat pemahaman yang utuh. 8. Ada pernyataan: "Abdul Somad menghina Nabi Muhammad SAW". Saya katakan: "Saya Alumni Darul Hadits yang belajar hadits-hadits Nabi. Dari tahun 2008 pulang ke Indonesia mengajar hadits. Di UIN mengampu mata kuliah hadits". Please deh! 9. Insya Allah saya dapat menjelaskan pada ikhwah sudaghe sedulur sederek sedoyo halak hita sasudena yang gagal faham. Tapi saya tidak akan pernah mampu memberikan penjelasan pada orang-orang yang memang mengambil kesempatan dengan gagal faham. 10. Biasanya efek fitnah-fitnah begini orang makin simpati, lovers dan followers makin bertambah. Saya sudah cukup ribet dengan popularitas ini. Ke mall saya terpaksa pakai topi pet. Itu pun ketahuan juga. Di airport saya sering hampir ketinggalan pesawat gara-gara lovers minta poto. Jadi tolong, belilah paket 4 GB. Tonton tuntas. Kalau nggak faham, nanya. Semoga Allah SWT selalu membimbing hati kita. Aamiin. Sumber: Ustadz Abdul Somad Lc MA
Penggal Video Ceramah, Netizen Tuding Abdul Somad Menghina Nabi, Mereka Gagal Paham tapi Dipahamkan Tetap Gagal! Padahal Ceramahnya Menyentuh Reviewed by admin on January 11, 2018 Rating: 5 Ustad Abdul Somad terus menjadi perhatian publik. Kali ini video ceramahnya di Masjid Raya An-Nur Provinsi Riau dan Hotel Pangeran Pekanb...