728x90 AdSpace

Fakta Bukan HOAX, Tamparan Keras Kebijakan IMPOR, Sulawesi Selatan sudah panen dan OVERSTOCK 2,6 juta

Fakta Bukan HOAX, Tamparan Keras Kebijakan IMPOR, Sulawesi Selatan sudah panen dan OVERSTOCK 2,6 juta
Silakan saksikan video di bawah ini, tunggu beberapa saat
Loading...

Anggota DPR Desak Presiden Evaluasi Menterinya yang Paksakan Impor Beras

Pemerintah melalui Menteri Perdagangan memutuskan untuk melakukan impor beras sebanyak 500.000 ton untuk memperkuat stok di Bulog. Hal ini membuat anggota DPR geram dan meminta Presiden segera mengevaluasi menterinya ini.



“keputusan ini memang merupakan pil pahit dari kurangnya antisipasi pemerintah dalam analisa kondisi perberasan nasional sejak akhir tahun 2017,” kata Ichsan Firdaus, Anggota komisi IV DPR dari partai Golkar.


kurangnya antisipasi ini sebagai akibat dari permasalahan produksi beras nasional khususnya data produksi beras yang kurang akurat. Jika memang benar, data produksi gabah nasional tahun 2017 sebesar 77 juta ton GKG atau setara dengan 38.5 juta ton beras, dan konsumsi beras nasional sekitar 31.5 jt ton, seharusnya kita mengalami surplus sekitar 7 juta ton beras.

Tetapi kenyataannya per awal januari 2018, terjadi kenaikan harga beras yang cukup mengkhawatirkan dan meluas hampir seluruh Indonesia.

“Jika memakai logika ekonomi, supply-demand, salah satu persoalan gejolak harga karena supply ke pasar bermasalah. bahkan pak Jusuf Kalla juga mengakui mengakui stok beras kita memang kurang” tambah Ichsan.

Ia mendetailkan lagi, jika surplus 7 juta ton beras, gejolak harganya seharusnya tidak mungkin terjadi seperti ini, ditambah lagi stok beras di bulog yang berada di bawah 1 juta ton, juga menunjukkan posisi stok yang mengkhawatirkan.

Untuk itu Pemerintah, khususnya Presiden harus memberikan evaluasi dan perhatian khusus tentang produksi beras ini, apakah benar produksi beras kita ini mengalami kenaikan atau surplus.

Menurut Anggota DPR ini, jangan sampai Presiden Joko Widodo mendapatkan informasi yang keliru tentang data produksi beras ini, sehingga pemerintah gagal mengantisipasi gejolak beras ini.

“Pemerintah, khususnya pihak yang bertanggung jawab dalam produksi beras nasional, harus melakukan evaluasi secara serius tentang persoalan produksi pangan nasional khususnya beras,” tambah Ichsan.

Sebenarnya, kebijakan impor ini sedikit terlambat, karena jika keputusan impor ini ditetapkan hari ini, biasanya beras baru datang sekitar 30-40 hari ke depan, dan jika lihat siklus masa panen, bulan maret 2018, sudah mulai berlangsung panen.

“Pemerintah harus mengantisipasi, jika beras impor masuk akhir bulan februari - maret 2018, jangan sampai merusak harga di tingkat petani, mengingat masa panen maret 2018,” lanjut Ichsan.

Selain itu, terkait dengan kebijakan impor ini, Ichsan mengingatkan pemerintah untuk melibatkan Bulog dalam pelaksanaan impor, sesuai Permendag 74/2017, menyebutkan bahwa impor beras khusus hanya dapat dilakukan oleh Bulog. [] akurat.co
Fakta Bukan HOAX, Tamparan Keras Kebijakan IMPOR, Sulawesi Selatan sudah panen dan OVERSTOCK 2,6 juta Reviewed by admin on January 13, 2018 Rating: 5 Fakta Bukan HOAX, Tamparan Keras Kebijakan IMPOR, Sulawesi Selatan sudah panen dan OVERSTOCK 2,6 juta Silakan saksikan video di bawah ini...