728x90 AdSpace

Buku Banci Boleh Jadi Imam Disebut Sesuai Kurikulum



 Dedi Hidayat, editor buku pelajar terbitan Yudhistira yang memuat konteks banci boleh menjadi imam shalat, menjelaskan isi materi buku yang menimbulkan polemik tersebut.

Di dalam buku tersebut dijelaskan jika banci boleh jadi imam shalat, apabila seluruh makmumnya perempuan. Menurut Dedi, isi buku itu sudah sesuai kurikulum yang bahannya mengenai shalat berjamaah.

"Kurikulum memang mengatakan bahwa ini mengenai shalat berjamaah. Intinya hanya itu saja," ujar dia saat dihubungi ROL, Selasa (10/3).

Dedi berpendapat, materi buku tersebut tidak ada yang salah, karena ada sumber rujukannya. Permasalahan timbul karena cara pandang beberapa kalangan.

Ia menyebut, ada yang beranggapan materi buku untuk kelas dua sekolah dasar belum perlu. "Cara pandang saja antara perlu dan tidak perlu," ujar dia.




Menurutnya, materi tentang banci boleh diberikan sebagai pengetahuan. "Tinggal bagaimana guru menjelaskan secara detail," ucap Dedi.

Dia beralasan buku tersebut adalah buku pengetahuan untuk belajar, karena kenyataanya di lingkungan masyarakat ada banci. (republika.co.id)
Buku Banci Boleh Jadi Imam Disebut Sesuai Kurikulum Reviewed by admin on December 25, 2017 Rating: 5  Dedi Hidayat, editor buku pelajar terbitan Yudhistira yang memuat konteks banci boleh menjadi imam shalat, menjelaskan isi materi buku...