728x90 AdSpace

Pengacara: Novanto Bukan Sembunyi, Tapi Beliau Tidak Ikhlas Diperkosa Haknya


Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) gagal menangkap Setya Novanto (Setnov), setelah melakukan penggeledahan di rumah Ketua DPR itu sejak Rabu (15/11/2017) malam.

Kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi yakin kliennya tidak melarikan diri.

Hingga Kamis (16/11) subuh, Fredrich mengaku belum dapat menghubungi Setya Novanto. Namun, Fredrich yakin bahwa Ketua Umum Partai Golkar itu masih berada di Jakarta.

"Beliau bukan sembunyi. Saya yakin 100 persen beliau masih di Jakarta, beliau bukan pengecut, tapi beliau tidak ikhlas 'diperkosa' haknya," katanya.

Fredrich mengaku bertemu terakhir kali dengan Setnov usai kliennya memimpin rapat paripurna di DPR RI. Saat itu, Setnov meminta dirinya datang ke rumahnya pada Rabu malam. Namun sejak pukul 18.30 WIB, Fredrich mengaku sudah tidak dapat menghubungi kliennya.

Seperti diketahui, penyidik KPK mendatangi rumah Setya Novanto di Jalan WIjaya XIII Nomo 19, Jakarta Selatan pada Rabu (15/11) malam kemarin. Penyidik datang dengan membawa surat penangkapan terhadap Setnov yang menjadi tersangka dalam kasus KTP elektronik.

Namun hingga Kamis subuh, Ketua DPR itu tidak juga kembali ke kediamannya. Sementara Kuasa Hukum Setnov, Fredrich Yunandi mengatakan penyidik KPK tidak menyita dokumen apapun dari rumah kliennya. Penyidik KPK hanya membawa rekaman CCTV dari rumah Setnov.(yn/ant)


Editor : Redaktur | teropongsenayan.com
Pengacara: Novanto Bukan Sembunyi, Tapi Beliau Tidak Ikhlas Diperkosa Haknya Reviewed by mujahidah on November 15, 2017 Rating: 5 Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) gagal menangkap Setya Novanto (Setnov), setelah melakukan penggeledahan di rumah Ketua DPR it...