728x90 AdSpace

Soal Rombongan Besar, 2 Penjelasan Resmi Pihak Raja Salman Ini Bungkam Kelompok Anti-Arab

BloggerIdeologis - Soal Rombongan Besar, 2 Penjelasan Resmi Pihak Raja Salman Ini Bungkam Kelompok Anti-Arab
Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz (ilustrasi)


Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz Alu Saud akan mengunjungi Indonesia pada 1-9 Maret 2017 mendatang. Dalam kunjungan bersejarah itu, Raja Salman menyertakan 10 Menteri, 25 Pangeran, dan 1500-an rombongan.

Ternyata, besarnya rombongan yang dibawa oleh Raja Salman ini membuat gerah pihak anti-Arab. Guna menjawab kegerahan pihak-pihak tersebut, berikut 2 penjelasan resmi dari pihak Raja Salman.

Tokoh-Tokoh Penting

Kerajaan Arab Saudi di bawah kepemimpinan Raja Salman membawa 10 nota kesepahaman penting yang harus disepakati oleh kedua negara. Banyak tokoh-tokoh penting yang disertakan guna menandatangani nota tersebut.

"Terdapat tokoh-tokoh penting dalam rombongan itu," ujar Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Muhammad Abdullah Al-Shuaibi pada Senin (27/2/17) sebagaimana dilansir Republika, Selasa (28/2/17).

Posisi Indonesia bagi Raja Salman

Osama juga menegaskan, banyak hal yang akan dibahas dalam kunjungan bersejarah antara kedua negara ini. Bukan hanya soal perminyakan dan tambang, kedua negara akan terlibat dalam pembasahan soal budaya, agama, dan banyak hal lainnya.

Selain itu, banyaknya rombongan menunjukkan pentingnya masyarakat Muslim Indonesia bagi Raja Salman bin Abdul Aziz.

"Yang jelas, bagaimana pun jumlah itu menunjukkan betapa pentingnya Indonesia di hati Raja Salman," pungkas Osama, tegas. [Om Pir/Tarbawia]

Judul: Soal Rombongan Besar, 2 Penjelasan Resmi Pihak Raja Salman Ini Bungkam Kelompok Anti-Arab
Sumber: Tarbawia
Link: http://www.tarbawia.com/2017/02/rombongan-raja-salman.html
Soal Rombongan Besar, 2 Penjelasan Resmi Pihak Raja Salman Ini Bungkam Kelompok Anti-Arab Reviewed by Portal Dunia on February 27, 2017 Rating: 5 BloggerIdeologis - Soal Rombongan Besar, 2 Penjelasan Resmi Pihak Raja Salman Ini Bungkam Kelompok Anti-Arab Raja Arab Saudi Salman bin Abdu...