728x90 AdSpace

Jadi Saksi 2,5 Jam, Habibpun Tak Menoleh ke Ahok, Humphrey Djemat: Saksi Ahli Harus Berakhlak Baik

Auditorium Kementerian Pertanian, menjadi saksi momentum pertemuan antara Basuki Tjahaja Purnama dengan Imam besar Front Pembela Islam (FPI)Muhammad Rizieq Shihab.

Hari ini jaksa penuntut umum menghadirkan Habib Rizieq dalam sidang lanjutan kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki.

Dalam sidang yang dimulai tepat pukul 09.00 WIB tadi, Rizieq menjadi saksi pertama yang didengar keterangannya.

Mengenakan jubah dan sorban berwarna putih, Rizieq membawa setumpuk map biru di tangannya.

Duduk menjadi di kursi saksi, Rizieq lebih banyak menghadap ke arah majelis hakim dan jaksa.

Hal ini lantaran memang kubu penasihat hukum terdakwa yang ada di sebelah kanan tempatnya duduk menolak bertanya.

Bahkan saat anggota tim penasihat hukum Ahok, Humphrey Djemat menyampaikan keberatannya atas kesaksian Rizieq sebagai ahli.

Dirinya hanya fokus menatap ke depan. Hal itu terjadi hingga persidangan usai.

Dalam sidang pemeriksaan saksi, Rizieq duduk sekitar dua setengah jam. Usai sidang, Habib Rizieq mengaku tidak mempermasalahkan kubu Ahok tak mengajukan pertanyaan. "Itu hak mereka, kami mesti hormati. Jadi pengacara punya hak untuk menerima atau menolak saksi," kata Rizieq. (sumber)

Seperti sidang-sidang sebelumnya, tim pengacara terdakwa kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), kukuh menolak mendengarkan keterangan ahli dari pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Kali ini yang menjadi sasaran penolakan adalah Muhammad Rizieq Shihab yang diutus MUI menjadi saksi ahli Agama Islam dalam sidang lanjutan di Gedung Kementerian Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (28/2/2017).

Penolakan itu disampaikan tim pengacara Ahok yang diketuai Trimoelja D Soerjadi, sebelum hakim meminta Rizieq memulai kesaksiannya.

Sementara, Imam Besar FPI itu telah siap memberikan keterangan. Seorang pengacara Ahok, Humphrey Djemat, tampil membacakan penolakan terhadap Rizieq di hadapan majelis hakim.

Ada beberapa alasan pihaknya menolak Habib Rizieq Shihab dijadikan saksi. Pertama, dalam pasal 179 ayat 1 KUHAP menyatakan setiap orang yang diminta pendapatnya sebagai ahli kedokteran, kehakiman, atau dokter, atau ahli lainnya, wajib memberikan keterangan ahli demi keadilan.

"Artinya, keterangan seorang ahli didengar dalam suatu persidangan demi tercapainya keadilan hakiki dan juga demi ditemukannya kebenaran materil," kata Humphrey Djemat.

Untuk itu, lanjut dia, dalam menentukan layak atau tidaknya seseorang sebagai ahli, selain memperhatikan keahlian yang bersangkutan, sebelumnya diperlukan penilaian terhadap subjektivitas ahli serta latar belakang dan sikap hidupnya.

"Di mana merupakan suatu hal yang mustahil pendapat ahli dapat membantu tercapainya keadilan yang hakiki, dalam hal pendapat tersebut didapat dari seorang ahli yang memihak, memiliki sikap hidup yang tidak baik," katanya.

Humphrey menambahkan, di dalam berita acara pemeriksaan (BAP) Habib Rizieq, telah dinyatakan secara tegas perlunya syarat-syarat yang terkait kepribadian dari penafsir.

Yaitu akhlak yang baik, tujuannya baik, serta mengamalkan kandungan Alquran.

"Tentu ini berlaku juga untuk Saudara Rizieq," ucap Humphrey. (tribun)
Jadi Saksi 2,5 Jam, Habibpun Tak Menoleh ke Ahok, Humphrey Djemat: Saksi Ahli Harus Berakhlak Baik Reviewed by Portal Dunia on February 28, 2017 Rating: 5 Auditorium Kementerian Pertanian, menjadi saksi momentum pertemuan antara Basuki Tjahaja Purnama dengan Imam besar Front Pembela Islam (FPI)...